TAPANULI UTARA [DCBNews] Mayat seorang laki-laki tua ditemukan telah membusuk di rumahnya sendiri di Jl. Di Panjaitan No. 55 Kelurahan Hutatoruan X Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara.

"Di ungkapkan penemuan mayat tersebut pertama sekali diketahui oleh tetangganya sendiri yaitu Tjang Hok, Selasa ( 21/6) sekira pukul 16.00 wib.

Mayat tersebut bernama Hasudungan P Naibaho ( 64 ) warga Jl. DI Panjaitan No. 55 Kelurahan Hutatoruan X, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput.

"Kapolres Taput AKBP Ronald Sipayung SH. SIK. MH melalui Kasi Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan penemuan mayat korban di rumahnya sendiri.

Di katakan dari hasil interogasi dan keterangan saksi Tjang Hok yang merupakan tetangga korban menjelaskan, bahwa selama 2 minggu terakhir saksi tidak pernah melihat korban keluar dari rumahnya. 

"Bahkan menurut keterangan saksi, selama 2 minggu ini rumah korban selalu tertutup dan mengira bahwa korban pergi keluar Kota.

Namun selasa (21/6) sekira pukul 16.00 wib kemarin,saksi mencium bau busuk dari rumah korban. Curiga dengan bau busuk tersebut, saksi memberitahukan kepada tetangga lain yaitu Indra Sauti Marganda Hutabarat. 

"Sementara,kedua orang saksi mengintip dari lobang dan bau bangkai busuk pun semakin menyengat. 

Selanjutnya, kedua saksi menghubungi adeknya yaitu Syahruddin Naibaho yang saat itu sedang berada di Balige Kabupaten Toba. 

"Mengetahui informasi kejadian tersebut adek korban pun segera tiba dan melaporkan hal tersebut ke Polres Taput. Setelah anggota Polres turun ke TKP, lalu mendobrak pintu rumah korban dan melihat korban sudah meninggal dan membusuk dengan posisi tidur di ruang tengah dengan memeluk bantal. 

Maka dari hasil olah TKP, tidak di temukan tanda-tanda luka di tubuh korban sedangkan seluruh pintu dan jendela rumah tertutup dengan rapi dari dalam.

"Menurut keterangan saksi di duga korban selama ini tinggal sendirian dirumahnya,karena tidak memiliki istri lagi dan sudah cerai serta tidak mempunyai anak.

"Di sebutkan dari beberapa keterangan saksi yang kita himpun serta keterangan adek korban, selama ini korban punya pribadi yang tertutup serta tidak ada komunikasi dengan keluarga dan juga kepada tetanga-tetangganya. 

"Kemudian Korban pun di bawa ke RSU Tarutung untuk dilakukan Visum Luar sedangkan untuk otopsi tidak dilakukan karena ditolak oleh keluarga karena di yakini korban meninggal karena sakit dan tidak ada unsur pidana.

 Saat ini Jenazah korban sudah kita serahkan kepada keluarga nya untuk di lakukan acara pemakaman,"terang Kasi Humas Polres Taput Aiptu W Baringbing kepada awak wak media bhayangkaranews.my.id. [Amir S Hutabarat]